You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan Anak PAUD Ikut Story Telling di RPTRA Bintaro
photo Suparni - Beritajakarta.id

BPAD Gelar Kegiatan Mendongeng di RPTRA

Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DKI Jakarta mengelar kegiatan mendongeng (story telling) kepada siswa Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Usia Dini (PAUD) di dua lokasi Ruang Terpadu Ramah Anak (RPTRA)  di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Tidak kurang dari 170 siswa TK dan Paud menjadi peserta.

Mereka antusias. Pendongeng bercerita tentang anak supaya rajin membaca, berperilaku baik dan sopan, serta mendorong mempunyai cita-cita

Pengelola RPTRA Anggrek Bintaro, Pesanggrahan, Saidah Faridah mengatakan, peserta story telling terdiri dari 75 siswa PAUD dan TK. Mereka berasal dari PAUD Cahaya 12 Bintaro dan TK Aisyiah 28 F Bintaro .

"Mereka antusias. Pendongeng bercerita tentang anak supaya rajin membaca, berperilaku baik dan sopan, serta mendorong mempunyai cita-cita," ujarnya, Senin (17/10).

RPTRA Anggrek Wakili Jaksel di Lomba Perpustakaan

Sementara itu, pengelola RPTRA Permai, Bintaro, Pesanggrahan, Lucy Herlinawati mengatakan, sebanyak 95 siswa PAUD Al Fikri, Bintaro mengikuti kegiatan mendongeng yang dibawakan oleh Kak Ade dari BPAD DKI Jakarta. Kesemuanya antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung sejak hingga siang tadi.

"Pesannya dalam dongeng, agar anak rajin membaca dan membaca dapat dilakukan di mana saja," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1194 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1181 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye970 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye948 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye858 personBudhi Firmansyah Surapati